Senin, 06 Mei 2013

menjomblo lama gara gara axe effect

Gagal Dapat Pacar, Pabrik Kosmetik Digugat
Seorang pemuda India menggugat Hindustan Unilever karena ia sudah menggunakan rangkaian komestik bermerek Axe buatan perusahaan itu selama tujuh tahun tapi tetap gagal mendapatkan pacar. Padahal, dalam iklanya, para perempuan selalu terpikat pada pengguna Axe.

Dalam gugatan yang dilakukan lewat pengadilan di New Delhi, pemuda 26 tahun Vaibhav Bedi berusaha mendapat ganti rugi sekitar Rp. 400 juta dari Univelever sebagai ganti rugi "depresi dan dampak psikologis" karena tidak ada "Axe effect".

Pengadilan sudah setuju melakukan penelitian laboratorium terhadap belasan sisa produk Axe yang dipakai pemuda itu, mulai dari sabun mandi, shampo, penghilang bau badan, sampai minyak rambut (gel).

Dalam gugatannya, Bedi mengatakan bahwa ia merasa ditipu. "Perusahaan menipu saya, karena dalam iklan-iklannya menyebutkan, perempuan akan tertarik jika Anda menggunakan Axe," ungkapnya. "Saya sudah menggunakan selama tujuh tahun tapi tak satupun gadis yang mendatangi saya."

Pihak Unilever India tidak bersedia mengomentari gugatan pemuda yang malang itu.
 

cantik tapi tak bisa bergaya


1. Victoria BeckhamTernyata menjadi desainer terkenal memang bukan jaminan seseorang akan pintar bergaya. Buktinya, gaya Victoria Beckham tampaknya memang selalu samadari masa ke masa.
VictoriaVictoria Beckham @ Dailymail.co.uk

Victoria
Victoria Beckham @ Dailymail.co.uk
Wajah tanpa senyum, badan condong ke kanan dan kaki kiri sedikit maju ke depan, itulah ciri khas istri David Beckham ini. Apakah ini gaya favorit atau memang dia yang memang tak bisa bergaya? Entahlah!
2. Justin BieberMungkin dengan menyebut nama Justin Bieber dalam artikel ini, banyak protes yang akan muncul. Namun sebelum protes, baca dan perhatikan dulu fakta ini.
Justin
Justin Bieber
Sadarkah kalian bahwa pelantun tembang Boyfriend ini sering tampil di depan kamera dengan pose seragam macam itu? Sebenarnya ada apa dengan pose itu, Justin?
3. will.i.amPlease, will.i.am! Berikan sedikit ekspresi dalam hidupmu! Yah memang tidak selalu sih, tapi entah kenapa pria yang satu ini sering sekali berpose ala foto KTP di depan kamera.
will.i.amwill.i.am
Selain tampil dengan wajah yang dingin tanpa ekspresi, will.i.am juga sering tampil dengan tangan membentuk angka dua seperti Justin Bieber. Tak ada gaya lain?
Well, tentunya ketiga artis di atas hanya sebagian kecil. Di luar sana mungkin masih banyak nama lain yang nyata-nyata tidak pintar bergaya di depan kamera. Siapa lagi, ya?

source : http://www.kapanlagi.com/showbiz/hollywood/artis-artis-ini-ternyata-miskin-gaya.html

akibat terlalu ganteung alias hansem


Omar Borkan Al Gala merupakan satu dari tiga pemuda asal Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UAE) yang beberapa waktu lalu, diusir dari Arab Saudi karena dianggap terlalu ganteng.

Omar beserta dua pria muda lainnya yang tidak disebutkan namanya, datang ke Saudi untuk menghadiri festival kebudayaan Jenadrivah Heritage and Cultural Festival yang digelar di ibukota Riyadh belum lama ini. Namun seperti dilansirThe Sun, tiba-tiba mereka malah ditangkap polisi setempat.

Polisi syariah di kota itu atau Mutaween, beralasan bahwa pemuda-pemuda tersebut dikhawatirkan bisa mengganggu kaum wanita setempat. Menurut Mutaween, dikhawatirkan para wanita setempat tidak akan mampu menahan diri dan tergoda dengan ketiga pria tampan tersebut.

Dalam fanpage milik Omar di Facebook, memang banyak yang mengagumi ketampanan pemuda ini. Sebagian mengaku kesengsem dengan mata dan bibir seksi yang dimiliki pemuda ini. Berikut penampilan Omar dalam berbagai pose:
1. Berprofesi sebagai fotografer fashion
Di negara asalnya, Omar berprofesi sebagai fotografer fashion, sekaligus aktor dan penyair. Tak banyak informasi mengenai pemuda ini. 

Namun fanpage miliknya di Facebook dipenuhi dengan foto-fotonya dirinya dalam berbagai pose.
2. Mata dan bibir yang seksi
Di laman Facebook miliknya, banyak yang kesengsem dengan mata dan bibir pemuda ini. Sebagian besar menyebut Omar memiliki mata dan bibir yang seksi dan menawan.
Terlihat bahwa Omar pun pernah menulis status mengenai kecantikan wanita yang menurutnya harus dilihat dari kedua matanya. "The beauty of a woman must be seen from in her eyes, because that is the doorway to her heart, the place where love resides" begitu bunyi salah satu statusnya.

3.Punya banyak penggemar
Dalam fanpage resminya di Facebook terlihat banyak komentar yang mengungkapkan kekaguman mereka atas ketampanan Omar. Banyak yang terang-terangan mengaku jatuh cinta, kesengsem pada pria muda ini. 
Fanpage Omar yang beralamat di www.facebook.com/OmarBorkanAlGala tersebut, hingga berita ini diturunkan telah mendapatkan 72.016 like dan 36.487 orang membicarakan soal ini.

4. Jadi bahan pemberitaan dunia
Omar sadar dirinya menjadi bahan pemberitaan media internasional dengan insiden pengusiran dirinya dari Arab Saudi beberapa waktu lalu.
Pada 21 April lalu, Omar pun memposting pemberitaan mengenai dirinya yang diusir dari Arab Saudi karena dianggap terlalu tampan."This is what written in newspapers in over the world :) UAE men ordered to leave Saudi Arabia for being 'too handsome'. Read More: http://bit.ly/ZBwe4V

5. Situs-situs memuat foto-fotonya
Sejumlah situs menampilkan foto-foto Omar yang berwajah

6. Bagaimana rasanya menjadi pria tampan?
Di laman Facebook-nya banyak yang bertanya pada Omar bagaimana rasanya menjadi pria tampan, terlebih lagi sampai menjadi bahan pemberitaan dunia?
Statusnya di Facebook yang berbunyi: This is what written in newspapers in over the world :) UAE men ordered to leave Saudi Arabia for being 'too handsome' telah mendapatkan 6.709 like dan 1.369 share.
Di antara ratusan komentar yang muncul, sebagian menanyakan bagaimana pendapat Omar karena dianggap terlalu tampan. Sebagian lainnya menawarkan Omar untuk datang ke negara mereka.

yang tua yang merdu


Panjaitan Bersaudara atau lebih dikenal dengan nama Panbers berawal dari band bocah di tahun 1965.Pada tahun 1969 mereka mengikuti sang ayah yang berdinas ke Jakarta dan sepakat untuk serius di jalur musik walau sebelumnya mereka diwajibkan untuk menyelesaikan studi terlebih dahulu.
Pada tahun 1969 terbentuklah Panbers yang personilnya merupakan kakak-beradik kandung keluarga Panjaitan.Pada tahun 1971 produser Dick Tamimi yang merupakan bekas pilot merekrut mereka untuk bernaung di bawah perusahaan Dimita dan mengeluarkan salah satu album terbaik,Panbers Volume I:Kami Tjinta Perdamaian.
Beberapa lagu Panbers antara lain Gereja Tua, Cinta dan Permata, Kami Cinta Perdamaian, Indonesia My Lovely Country, Akhir Cinta, Jakarta City Sound, Haai, dan Terlambat Sudah.
Setelah ditinggalkan oleh kakak tertua,yaitu Hans Panjaitan (vokal,gitar) yang meninggal dunia pada tahun 1995 dikarenakan sakit,maka saat ini Panbers tidak hanya terdiri dari keluarga Panjaitan,akan tetapi dengan beberapa musikus lainnya.
Kelompok musik yang masih eksis ini sekarang terdiri dari Benny Panjaitan (vokal,gitar), Doan Panjaitan (vokal,kibor,bas), Asido Panjaitan (vokal,drum), Maxie Pandelaki (vokal,bas, kibor), Hans Noya (vokal,gitar) dan Hendry Lamiri (biola).

9. D'lloyd (1969)
D’Lloyd ini terdiri dari Bartje van Houten (gitar), Sjamsuddin (vokal), Chairul (drum), Totok (bas), Budi (kibor), dan Yuyun (saksofon/flute). Berdiri pada

1969, kemudian rekaman 1972, D’Lloyd (berasal dari kata Djakarta Llyod) tetap awet sampai sekarang.
Kumpulan D'LLoyd merupakan kumpulan yang terkenal di era 70-an hingga kini.Lagu-lagunya seperti Keagungan Tuhan, Tak Mungkin, Oh Di Mana, Karena Nenek, Semalam di Malaysia, Cinta Hampa dan Mengapa Harus Jumpa cukup mempesona serta meghiburkan.Kebanyakan lagu-lagu popular D'Lloyd dicipta oleh pemain bass guitar kumpulan itu, Bartje Van Houten (Barce).Vokalis utamanya, Syamsuar Hasyim (Sam).


8. The Rythm Kings (1967)
Rhythm Kings yang berdiri tahun 1967 dipimpin Darmawan Purba (gitar), kemudian pada saksofon Darma Purba, Raja Muda (keyboard), Darmawi Purba (bas), dan Yahya (drum).
Grup yang mengandalkan vokalnya pada trio Darma, Darmawan, dan Darmawi ini pada tahun 1972 sudah menghasilkan rekaman lagu-lagu pop, seperti Kasih Bersemi, Permohonanku, Kisah Asmara, Sepatah Kata, dan Permohonan Terakhir. Pada awal tahun 1970-an, lagu rock berlirik bahasa Indonesia baru ditemukan lewat rekaman grup Bandung, Giant Step. Sayang, rekaman ini bergeming di pasar sehingga grup rock lainnya hanya bersedia diproduksi sebuah perusahaan rekaman jika merekam lagu-lagu sweet atau pop. Rhythm Kings termasuk yang paling banyak menghasilkan album rekaman dibandingkan dengan dua saingan beratnya. Dalam usianya yang ke delapan pada tahun 1975, grup ini telah menghasilkan tujuh album termasuk satu album lagu Batak Karo.


7. Bimbo (1967)
Bimbo adalah sebuah grup musik Indonesia yang didirikan sekitar tahun 1967. Personil Bimbo terdiri atas Sam Bimbo, Acil Bimbo, Jaka Bimbo dan Iin Parlina.
Berawal dengan Trio Bimbo yang banyak dipengaruhi Musik Latin. Lalu merilis album perdana di label Fontana Singapura dengan Melati Dari Jayagiri karya Iwan Abdurachman. Di era tahun 70-an, Bimbo identik dengan lagu-lagu balada yang cenderung berpola minor dengan lirik-lirik puitis.
Dipertengahan 70-an, Bimbo yang lalu diperkuat oleh Iin Parlina dari Yanti Bersaudara mulai menjamah lagu-lagu dengan tema-tema keseharian seperti Abang Becak hingga lagu-lagu yang titelnya menggunakan serial anggota tubuh seperti Kumis, Tangan hingga Mata yang cenderung bernada humor. Memasuki era 80-an Bimbo mulai bermain dengan lagu-lagu dengan tema-tema kritik sosial seperti Antara Kabul dan Beirut atau Surat Untuk Reagan dan Brezhnev.
Pada tahun 2007, Bimbo merilis album baru yang antara lain menampilkan karya terbaru Taufiq Ismail yang berpola kritik sosial yaitu Jual Beli dan Hitam Putih.


6. AKA (1967)
Grup musik rock AKA (singkatan dari Apotik Kali Asin, apotik milik orang tua Ucok Harahap, tempat mereka bermarkas dan latihan) dibentuk di Surabaya pada 23 Mei 1967 dengan formasi awal: Ucok Harahap (keyboard/vokal utama), Syech Abidin (drum/vokal), Soenata Tanjung (guitar utama/vokal), dan Peter Wass (bass). Peter Wass digantikan oleh Lexy Rumagit karena cedera ketika granat yang disiapkan untuk aksi panggung grup rock Ogle Eyes di Lumajang tiba-tiba meledak dan melukainya. Sejak 1969, Lexy Rumagit digantikan oleh Arthur Kaunang (ayah dari Tessa Kaunang). Yang patut dicatat, semua pemain bass AKA adalah pemain kidal.
AKA — yang sering membawakan lagu-lagu Led Zeppelin, Grand Funk Railroad, Deep Purple, dan Jimi Hendrix, yang waktu itu memang digemari anak-anak muda — dikenal sebagai grup rock eksentrik. Dalam pertunjukan di Arena Terbuka Taman Ismail Marzuki, Jakarta, 9-10 November 1973, ketika AKA tengah membawakan lagu Crazy Joe, tiba-tiba Ucok melompat ke tembok dan naik ke genteng. Setelah itu, ia muncul di panggung dengan tiba-tiba sambil membiarkan dirinya dicambuki oleh algojo. Kakinya diikat, dan tubuhnya digantung. Kemudian ia ditusuk dengan pedang dan dimasukkan ke peti mati. Aksi ini mencekam penonton namun memperoleh sambutan meriah. Seusai aksi ini, Ucok terlihat kejang-kejang seperti kesurupan di belakang panggung. Situasi ini segera teratasi ketika Remy Silado yang menyaksikan atraksi gila ini menyiramkan seember air ke tubuh Ucok.
Tak hanya di panggung, AKA juga telah meluncurkan beberapa album. Pada album pertama mereka, Do What You Like (1970), terdapat lima lagu berbahasa Indonesia dan tiga lagu berbahasa Inggris (Do What You Like, I've Gotta Work It Out, dan Glenmore).


5. The Rollies (1967)
The Rollies diawali ketika Deddy Sutansyah bertemu dengan Iwan Krisnawan dan Teuku Zulian Iskandar Madian dari grup Delimars serta Delly Djoko Alipin dari grup Genta Istana. Deddy mengajak mereka bergabung dalam sebuah grup yang diberi nama Rollies pada bulan April 1967. Orangtua Deddy yang pengusaha hotel menjadi penyandang dana dan menyediakan semua peralatan musik yang diperlukan. Rollies mulai malang melintang di negeri sendiri dengan membawakan lagu-lagu The Beatles, Bee Gees, Hollies, Marbles, Beach Boys, Herman Hermits, juga lagu populer dari Tom Jones dan Englebert Humperdink.
Kelahiran Rollies diawali ketika Deddy bertemu dengan Iwan Krisnawan dan Tenku Zulian Iskandar dari grup Delimars serta Delly Djoko Alipin dari grup Genta Istana. Deddy mengajak mereka bergabung dalam sebuah grup yang diberi nama Rollies pada bulan April 1967. Orangtua Deddy yang pengusaha hotel menjadi penyandang dana dan menyediakan semua peralatan musik yang diperlukan. Rollies mulai malang melintang di negeri sendiri dengan membawakan lagu-lagu The Beatles, Bee Gees, Hollies, Marbles, Beach Boys, Herman Hermits, juga lagu populer dari Tom Jones dan Englebert Humperdink. Setelah itu baru mereka mengisi acara di kelab malam Singapura tahun 1969.
Ketika tampil di negeri jiran itu, personel Rollies sudah diperkuat Gito dan Benny Likumahuwa. Lagu yang mereka bawakan pun berkembang dan mulai mengandalkan alat musik tiup, masa trade-mark Rollies sebagai pembawa lagu-lagu James Brown BST (Blood Sweat and Tears) dan Chicago dimulai. Di sana mereka tidak hanya berkesempatan manggung.
Dari band inilah muncul nama Gito Rollies yang ikut meramaikan blantika musik Indonesia.


4. Band 4 Nada (1966)
Band Empat Nada adalah band pengiring kesohor yang banyak mengiringi artis dan kelompok yang bernaung dibawah perusahaan rekaman Remaco.
Dibentuk oleh Aloysius Riyanto atau A.Riyanto pada tahun 1966.Sebelumnya A.Riyanto sempat bergabung dalam Band Zaenal Combo yang dipimpin Zaenal Arifin.Merasa mampu untuk berdiri sendiri,akhirnya A.Riyanto (keyboards) yang juga dikenal sebagai komposer ini lalu mengajak M Sani (drum),Eddy (gitar) dan Nana (bas) membentuk Empat Nada.
Selain dipimpin A.Riyanto,tampuk komando kedua dalam Empat Nada adalah Hasanuddin,yang juga dikenal sebagai karyawan di Remaco yang dipimpin Eugene Timothy.
Empat Nadamemang banyak mengiringiartis artis tenar seperti Broery Marantika,Trio Bimbo,Tetty Kadi,Muchsin Alatas,Titiek Sandhora dan banyak lagi.Disamping itu Empat Nada juga sempat merilis beberapa album instrumentalia.
Beberapa pemusik yang sempat mendukung Empat Nada diantaranya adalah gitaris Jopie Item.
Pada tahun Oktober 1973,A.Riyanto mundur dari Empat Nada untuk membentukFavorite's Group bersama Is Haryanto (drum),Harry Toos (gitar),Tommy WS (bass) dan Mus Mulyadi (vokal).
Syafii Glimboh meneruskan kepimpinan A.Riyanto dalam Empat Nada.


3. The Mercys (1965)
The Mercy’s didirikan tahun 1965 di Medan dengan anggota awal Erwin Harahap, Rinto Harahap, Rizal Arsyad (Mantan suami Iis Sugianto), Reynold Panggabean (Mantan suami Camelia Malik) dan Iskandar dibawah pimpinan Rizal Arsyad. Tapi ketika ada undangan untuk show di Penang, Malaysia pada tahun yang sama Iskandar mengundurkan diri, karena kuliahnya di Fakultas Kedokteran tidak mengizinkannya untuk meninggalkan bangku kuliah. Posisinya lalu digantikan oleh Charles Hutagalung. Lengkapnya setelah itu pemain The Mercy’s adalah Erwin Harahap (Gitar Melody), Rinto Harahap (Gitar Bass), Rizal Arsyad (Gitar Rhythm), Reynold Panggabean (Drum) dan Charles Hutagalung (Keyboard, Organ).
Pada tahun 1972, The Mercy’s hijrah ke Jakarta dan masih tampil di beberapa kelab malam, membawakan lagu-lagu yang mereka ciptakan sendiri. Setelah di Jakarta, barulah Albert Sumlang (Saxophone) bergabung, kemudian The Mercy’s merekam album pertama mereka di REMACO dengan lagu-lagu TIADA LAGI (Charles H), HIDUPKU SUNYI (Charles.H), BAJU BARU (Charles.H), UNTUKMU (Charles.H), LOVE (Rinto.H), DI PANTAI (Charles.H), BEBASKANLAH (Charles.H), UNTUKKU(Charles.H), WOMEN (Rinto.H), KURELA DIKAU KASIH (Reynold.P), KISAH SEORANG PRAMURIA (Albert Sumlang). Album perdana inilah yang mengangkat nama The Mercy’s dengan lagu TIADA LAGI di blantika musik Indonesia.
Sejak itu The Mercy’s menjadi sebuah group yang menjadi idola masyarakat. Band ini sempat menjadi idola anak muda tahun 1970-an, dengan rambut gondrong, celana lebar diujungnya yang biasa “menyapu” jalan. Lagu TIADA LAGI menjadi Hit dimana-mana.
Ketika grup ini memutuskan untuk memasuki dunia rekaman, The Mercy’s pada saat itu dipimpin oleh Erwin Harahap, karena Rizal Arsyad harus meneruskan sekolahnya di Jerman. Tercatat sudah 30 Album yang dihasilkan The Mercy’s mulai dari album Pop, Keroncong dan Rohani.


2. Koes Bersaudara (1960)
Koes Bersaudara yang awalnya bernama Koes Brothers atau Brother of Koes berdiri pada 1960 diperkuat Tonny Koeswoyo, Nomo Koeswoyo, Yon Koeswoyo, dan Yok Koeswoyo. Sebuah grup musik yang melahirkan lagu lagu yang sangat populer seperti "Bis Sekolah", "Di Dalam Bui", "Telaga Sunyi". Satu anggota Koes Bersaudara, Nomo Koeswoyo keluar dan digantikan Murry sebagai drummer. Walaupun penggantian ini awalnya menimbulkan masalah dalam diri salah satu personalnya yakni Yok yang keberatan dengan orang luar. Nama Bersaudara seterusnya diganti dengan Plus, artinya plus orang luar: Murry.
Koes Plus adalah grup musik Indonesia yang dibentuk pada tahun 1969 sebagai kelanjutan dari grup Koes Bersaudara yang dibentuk pada tahun 1960. Grup musik yang terkenal pada dasawarsa 1970-an ini sering dianggap sebagai pelopor musik pop dan rock 'n roll di Indonesia. Sampai sekarang, grup musik ini kadang masih tampil di pentas musik membawakan lagu-lagu lama mereka, walaupun hanya tinggal dua anggotanya (Yon dan Murry) yang aktif.
Lagu-lagu mereka banyak dibawakan oleh pemusik lain dengan aransemen baru. Sebagai contoh, Lex's Trio membuat album yang khusus menyanyikan ulang lagu-lagu Koes Plus, Cintamu T'lah Berlalu yang dinyanyikan ulang oleh Chrisye, serta Manis dan Sayang yang dibawakan oleh Kahitna.


1. The Tielman Brothers (1945)
The Tielman Brothers adalah sebuah grup musik asal Indonesia. Musik mereka beraliran rock and roll, namun orang-orang di Belanda biasa menyebut musik mereka Indorock, sebuah perpaduan antara musik Indonesia dan Barat, dan memiliki akar di Keroncong. The Tielman Brothers merupakan band Belanda-Indonesia pertama yang berhasil masuk dunia internasional pada 1950-an. Mereka adalah salah satu perintis rock and roll di Belanda. Band ini cukup terkenal di Eropa, jauh sebelum The Beatles dan The Rolling Stones.
Perjalanan musik The Tielman Brothers dimulai di Surabaya pada tahun 1945, dimana empat kakak beradik laki-laki dan seorang adik perempuannya, Jane, sering tampil membawakan lagu-lagu dan tarian daerah. Kemampuan musik mereka diturunkan dari sang ayah, Herman Tielman, seorang kapten tentara KNIL, yang sering bermain musik bersama teman-temannya dirumahnya di Surabaya.
Berawal dari ketertarikan Ponthon untuk memainkan contrabass yang diikuti saudara-saudaranya yang lain. Reggy mempelajari banjo, Loulou mempelajari drum, dan Andy mempelajari gitar. Penampilan pertama mereka pada acara pesta di rumahnya membuat teman-teman ayahnya kagum dengan membawakan lagu-lagu sulit seperti Tiger Rag dan 12th Street Rag. Sejak saat itu mereka sering tampil di acara-acara pribadi di Surabaya. Tawaran tampil pun berdatangan dari berbagai daerah di Indonesia. Sampai pada akhirnya pada tahun 1957 mereka sekeluarga memutuskan untuk hijrah ke Belanda.
 

fenomena Buranovo Grannies


Sebuah kelompok vokal yang dikenal dengan nama Buranovo Grannies menjadi buah bibir di Rusia setelah terpilih untuk menjadi wakil negara itu dalam lomba menyanyi Eurovision, seperti dilansir Sydney Morning Herald, Sabtu (10/3/2012).







Sesuai namanya 'grannies' alias 'nenek-nenek', personel "girl band" ala Rusia ini sudah berusia sekitar 80 tahun. Kalau usia keenam anggota mereka ditotal, maka jumlahnya lebih dari 400 tahun.

Dalam kompetisi di Rusia, kelompok beranggota delapan orang itu mengalahkan 24 grup vokal dan penyanyi, salah satunya juara Eurovision 2008, Dima Bilan.

Granny band asal Udmurtia, Rusia, ini tampil mengenakan busana tradisional. Mereka memadukan musik modern dengan gaya menyanyi tradisional.

Saat final di Rusia, enam anggota mereka membawakan lagu "Party for Everybody". Untuk bagian reffrain, lagu itu menggunakan bahasa Inggris, tetapi sisanya berbahasa Udmurt, satu bahasa yang "bersaudara" dengan bahasa Finlandia dan saat ini penuturnya hanya sekitar 325.000 orang.

Meskipun berusia lanjut, gaya panggung mereka tidak hanya diam. Sambil menyanyi mereka bergoyang dan menari dengan riang. Adakalanya mereka mengajak penonton ikut menyanyi. Suasana arena menjadi meriah karena para penonton menyukai penampilan mereka dan mengiringi lagu mereka dengan tepuk tangan.

Tujuan mereka mengikuti lomba menyanyi itu bukan sekadar untuk mencari popularitas. Ada tujuan mulia di baliknya. Salah seorang anggotanya yang bernama Olya mengatakan, mereka ikut lomba demi mengumpulkan dana untuk membangun gereja di Desa Buranovo, tempat mereka tinggal.

"Nenek-nenek tidak membutuhkan kejayaan dan kekayaan. Kami bersaudara, kami punya rumah, dan sudah cukup lama menikmati hidup," kata Oma Olya.

Ajang Eurovision Song Contest ke-57 akan digelar di Baku, Azerbaijan, bulan Mei mendatang.

Di kompetisi itu, Buranovo Grannies akan bersaing dengan peserta dari seluruh Eropa. Tentu bukan perjuangan yang gampang, apalagi Inggris akan mengirim penyanyi kondang Engelbert Humperdinck sebagai wakil.

Sejumlah nama terkenal lahir dari Eurovision. Di antaranya penyanyi Lulu yang top pada tahun 1960-an dan ABBA dari Swedia yang menang pada 1974 dengan membawakan lagu "Waterloo". Bahkan, Celine Dion yang asal Kanada pun mulai menjadi perhatian setelah memenangi kompetisi ini pada 1988 di Swiss. 




fenomena Syahrini



1. Nama Syahrini mulai aktif justru bukan saat ia merilis album pertamanya bertajuk MY LOVELY pada 2008. Sebelum itu, ia sempat mengisi sountrak film COKLAT STROBERI dengan single Tatapan Cinta.

2. Salah satu hobi favorit Syahrini adalah
berkuda. Dari situ juga ia mengambil filosofi yang dijadikan acuan dalam dunia entertainment. Menurut Syahrini, seekor kuda bisa berpacu kencang ataupun pelan, tergantung dari sang joki.

3. Bukan cuma di dunia musik, terhitung sudah dua kali Syahrini menjajal kemampuan aktingnya yakni di THE MALING KUBURANS (2009) dan BAIK-BAIK SAYANG (2011).

4. Syahrini sempat diberitakan menjadi artis Indonesia yang memiliki bayaran termahal tahun ini. Tak tanggung-tanggung, angka Rp4 miliar ada dalam kontraknya. Namun sayang, Syahrini tidak mau mengonfirmasi langsung hal itu dan menyerahkan urusan keuangan kepada manajemen.

5. Untuk mendapatkan berat badan ideal, Syahrini punya tips sendiri. Ia bisa menurunkan berat badan 7 kg (dari 52 kg menjadi 45 kg) hanya dalam dua minggu, hanya dengan makan nasi dua sendok sehari, perbanyak buah dan sayuran serta berolahraga secara rutin.

6. Juli 2010, Syahrini dianugerahi gelar kebangsawanan Kanjeng Mas Ayu dari Kraton Surakarta Hadiningrat yang berlangsung di Bangsal Kansetanan dengan dipimpin oleh Pengaegeng Sasana Pustaka, Kanjeng Gusti Pangeran Haryo Puger. Selain Syahrini, Julia Perez juga mendapat gelar di tahun yang sama.

7. Pertama kali main film pertamanya, THE MALING KUBURANS, Syahrini mengaku belajar akting secara otodidak. Ia hanya mengandalkan pengalaman di video klip pertama, tanpa sekolah khusus berakting.

8. Syahrini terkenal hobi memiliki barang-barang bermerk. Sebut saja Channel, Hermes, dll yang selalu jadi andalannya soal tas. Bahkan tas-tas yang dikenakannya menjadi heboh di beberapa toko karena mengalami peningkatan penjualan. Dan tidak hanya tas, beberapa aksesoris lainnya seperti gelang dan jepit rambut pun jadi trademark.

9. Sukses di dunia hiburan, Syahrini juga sukses meraih impiannya sebagai seorang Sarjana Hukum dari Universitas Pakuan Bogor. Ini membuktikan, pendidikan tetap jadi nomor satu untuknya.

10. Walaupun terkena masalah dalam jangka waktu berturut-turut - mulai dari masalah duet dengan Anang, foto syur milik pribadi yang tidak sengaja tersebar, sampai dituntut ratusan juta oleh sebuah venue di Bali atas kasus wanprestasi - Syahrini tetap eksis berkarya. Saat ini pun ia sibuk promo single Ramadhan terbarunya, Tobat-Tobatlah, ciptaan Pasha Ungu.

10 Musisi Dengan Gigi Paling Unik di Dunia

Langsung saja, inilah informasi menarik tentang 10 Musisi Dengan Gigi Paling Unik di Dunia.. :D

1. Mr Billy Corgan





2. Paul Potts

Dia menggunakan kekayaan barunya untuk membeli satu set gigi. Bijaksana!


3. Pete Doherty

Gara-gara memakai narkoba & rokok giginya jadi coklat begitu.


4. Amy Winehouse

Kok bisa sampai bolong gitu ya. . .


5. Goldie

Hih., Sereeeem !


6. Flavor Flav




 Keren yah?? :D


 7. Lil Jon


 Malah kayak setan ! Hih..




8. Paul Wall

 Gigi transparan lengkap dengan bling-bling berlian besar. Dari kejauhan, rapper ini seolah-olah memiliki tambalan perak besar.Benar-benar menghamburkan uang!


9. Shane MacGowan (ketika muda) 

Busyet dah, itu gigi bisa sampai kayak gitu..



10. Shaun Ryder 

Ini yang paling parah.Selama 20 tahun Ryder menggunakan obat-obatab teralarang dan tidak pernah sekalipun mengunjungi dokter gigi.

Gimana??aneh-aneh ya??Maka dari itu, kita jangan sampai lupa untuk gosok gigi ya kawan. :D